U_Miia04 'Blog

Beranda » ARTIKEL » PENGENDALIAN HAMA PENYAKIT

PENGENDALIAN HAMA PENYAKIT

Calendar

Oktober 2013
J S M S S R K
« Agu   Feb »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Like This Blog


Definisi dan Tujuan

Tindakan yang memadukan satu atau lebih teknik pengendalian Hama dan Penyakit berupa hama patogen, yang dikembangkan dalam satu kesatuan atau dengan Pengendalian Hama Terpadu (PHT) untuk mencegah kerugian ekonomi berupa kehilangan hasil (kuantitas) dan penurunan mutu (kualitas) produk.

Alat dan bahan yang digunakan adalah:

  1. Pestisida organik dan pupuk organik.
  2. Perekat Organik ( daun binahong )
  3. Sprayer khusus yang digunakan untuk menyemprotkan bahan pengendalian ke tanaman.
  4. Bahan pengendali Hama Penyakit (pestisida, agen hayati), untuk mengendalikan Hama Penyakit.
  5. Bahan perekat untuk merekatkan pestisida pada tanaman agar tidak mudah tercuci oleh air/hujan.
  6. Bahan perata berfungsi agar pestisida dapat membasahi seluruh permukaan tanaman yang disemprot.
  7. Air untuk bahan mencampur pestisida nabati.
  8. Takaran (gelas) untuk menakar pestisida nabati dan air.

Prosedur pelaksanaan

  1. Lakukan pengamatan secara rutin pada kondisi pertanaman. Utamakan pengendalian secara mekanis dan kultur teknis (tanaman yang terserang hama/penyakit dicabut dengan tangan atau pisau, dibuang dan dibakar atau dikubur sejauh mungkin dari lokasi kebun).
  2. Lakukan prosedur pengendalian dengan cara penyemprotan pestisida nabati secara selektif apabila tanaman terserang hama atau penyakit.
  3. Hentikan penyemprotan minimal 2 minggu sebelum panen.
  4. Pencampuran pestisida nabati dengan air dilakukan secara hati-hati dan tidak menyebabkan pencemaran lingkungan.
  5. Cuci bersih peralatan setelah digunakan.

 

  1. Pengendalian Hama
  1. Lalat daun

Pengendalian :

  • Cara kultur teknis :

–   Lakukan sanitasi lingkungan, dengan mengumpulkan sayur yang terserang, baik yang jatuh maupun yang masih di pohon kemudian musnahkan dengan cara: (1) Masukkan sayuran yang terserang ke dalam kantong plastik, ikat rapat sehingga lalat daun tidak bisa keluar, atau (2) Kubur ke dalam tanah sedalam + 0,5 m untuk memastikan bahwa lalat daun tidak berkembang

–   Tanam tanaman perangkap di sekililing kebun, misalnya tanaman kenikir.

  • Cara fisik/mekanik

–   Bungkus sayur dengan kertas/kantong plastik.

–   Gunakan perangkap (kertas likatkuning dan lem).

–   Semprot dengan cairan daun sirih 100cc / 14 ltr air.

 

2 . Pengendalian Penyakit

Busuk pangkal batang

  • Lakukan sanitasi dan kebersihan kebun.
  • Kumpulkan tanaman yang terserang kemudian di taruh tempat kompos.
  •  Gunakan aplikasi trichoderma sp dengan dosis 100gr / 14 ltr air.
  • Rebusan daun cemara dengan perbandingan 1 liter air dengan 1 kg daun cemara, aplikasi dilakukan dengan dosis 1 : 5 seminggu sekali.

1 Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: